Dingin membeku tika tadahan air gunung menyapa muka
Membangun dan menguak mata
pada sepi malam yang terlena
Pada hati hati yang terhiris luka
Pada diri diri yang terguris lara
Menghimpun sepi malam mu
bersama nyanyian cengkerik
dan alunan syahdu mersik
Memanggil aku
Sendirian pulang di garis mistik
Memahat ukiran ukiran jiwa pada bebatu masa
Melakar lukisan lukisan cinta pada tembok rasa
Ternyata terlalu kerdil dan cukup terhina
Tiada makna apa apa sebenarnya lukisan dunia
Sekadar kepura puraan belaka
Sekadar kuntuman bunga bunga rasa
Luruh lelah di telapak riba
Tiada makna apa apa sebenarnya cinta manusia
Sekadar mainan nafsu semata
Jatuh rebah di lensa maya
Lantas biar berkalung
cintamu yang kau harapkan.
lantas biar bergunung
cintamu yang kau harapkan
ternyata hanya manis di bibir sahaja
ternyata hanya manis di jeling mata
Bicara dingin subuh
Menemukan aku cinta sejati
Yang sayangnya terkumpul di hati
Yang kasihnya tersimpul mati
Nurkilan Pak Andak ku, Ab Airis Shah.
Teratak Gunung Jerai
Sepi Muhasabah Diri
0222 pagi.. Gunung Jerai 2017
18 oktober 2017
No comments:
Post a Comment